Jadilah Guru Zaman Now, Ini Ciri-ciri Guru Zaman Now didalam dunia pendidikan masa kini

Mari kita kuasai teknologi, jangan sampai teknologi yang menguasai kita.

Tenaga Pendidik modern adalah Tenaga Pendidik yang memiliki keterampilan dan Metode untuk Meningkatkan Proses Pembelajaran dalam mencapai tujuan Pendidikan. Melalui perkembangan teknologi yang semakin meningkat dan didukung oleh globalisasi dunia saat ini, begitu banyak profesi yang harus mengikuti perubahan-perubahan yang terjadi tersebut. Dengan kata lain, siap atau tidak siap keberadaan teknologi akan semakin maju dan harus berada didalam tatanan kehidupan manusia.

Salah satunya didalam tatanan kehidupan dunia pendidikan, dalam hal ini para Tenaga Pendidik. Dimana Tenaga Pendidik tersebut harus mengambil tanggung jawabnya,  tidak hanya untuk diri-sendiri namun juga untuk para peserta didik dan lingkungannya. Karena, sebagai tugas utama yang dilakukan adalah mempersiapkan peserta didik mampu untuk mengembangkan dan bersaing global untuk menjalankan kehidupannya dengan mandiri. Dengan demikian Tenaga Pendidik harus mengikuti semua hal-hal baru, termasuk metode pengajaran dan pengembangan keterampilan yang inovatif dan kreatif. Dari fenomena yang terjadi saat ini, dapat kita lihat, bahwa keterampilan apa sebenarnya menjadi kebutuhan Tenaga Pendidik modern(guru zaman now).


Setiap Tenaga Pendidik diharapkan harus memiliki banyak keterampilan penting untuk menjadi seorang tenaga pendidik yang profesional. Banyak masih ditemukan diantara Tenaga Pendidik yang telah dikenal oleh banyak orang-orang selama bertahun-tahun, namun ada hal lain telah dirumuskan baru-baru ini dimana harus disesuaikan dengan perubahan dalam masyarakat kita. Bagaimanapun, setiap Tenaga Pendidik yang kontemporer diharapkan harus:
1. Berkomitmen terhadap pekerjaannya
Tenaga Pendidik adalah salah satu profesi yang paling sulit karena wakil mereka tidak boleh kehilangan minat. Dimana, tanpa keterlibatan langsung tidak akan mungkin dapat melakukan pekerjaan mendidik secara efisien. Jika seorang tenaga pendidik memiliki komitmen, itu berarti bahwa dia telah jatuh cinta pada pilihan hidupnya dan berdedikasi untuk mengajar dan mendidik.
2. Memiliki pendidikan dan pelatihan.
Beberapa abad yang lalu hanya orang-orang tertentu yang bisa menjadi Tenaga Pendidik, yang bisa membuktikan pengetahuan yang mendalam tentang subjek tertentu. Sekarang tidak cukup hanya fasih dalam bidangnya, karena tanpa pelatihan akademis khusus tidak akan dipekerjakan oleh lembaga pendidikan apa pun. Selain itu, tanpa memiliki ilmu pengetahuan tambahan  seperti Pedagogik dan psikologi atau metodologi  tidak akan dapat mengatasi pengajaran sama sekali didalam profesinya
3. Terorganisir
Lembaga pendidikan modern membutuhkan rencana pengajaran yang terperinci dari setiap Tenaga Pendidik, maupun Tenaga Kependidikan untuk setiap Tahun Ajaran. Ini berarti membutuhkan perencanaan kusus yang berkualitas jauh lebih produktif, terutama jika dikombinasikan dengan organisasi pendidik dari setiap mata pelajaran. Kalau untuk tingkat SD disebut KKG(Komunitas Kerja Guru), Untuk SMP, SMA dan SMK dinamakan MGMP(Musyawarah Mata Pelajaran). Dengan adanya organisasi ini, sudahkah berjalan dengan fungsinya untuk merancang secara bersama didalamnya bagaimana untuk mengembangkan profesi yang dimiliki?.
4. Bersikap Sabar
Kesabaran dan toleransi seorang Tenaga Pendidik Profesional sangat berbeda dengan profesi yang lain. Dengan demikian hanya orang yang berepengalamanlah, dan bermartabatlah yang dapat membawa hal penting kedalam keterampilan seorang Guru sebagai Tenaga Pendidik yang memiliki kemampuan untuk memperlakukan semua peserta didik dengan posisi yang sama tanpa prasangka dan perbedaan. Selain itu, Tenaga Pendidik dapat mempercayakan semua peserta didik untuk membuat keputusan mereka sendiri dari pada memaksakan pandangannya sendiri kepada peserta didik lain.
5. Terbuka terhadap pertanyaan
Peserta Didik tentu memiliki kemampuan tentang keingin tahuannya  dengan jumlah pertanyaan yang mereka ajukan mungkin sangat besar. Maka Guru sebagai Tenaga Pendidik harus siap untuk tidak hanya mendengarkan pertanyaan tersebut, tetapi juga harus mampu menemukan waktu untuk menjawabnya. Ini tidak hanya akan menunjukkan kompetensinya tetapi juga menjadi dorongan yang baik bagi para peserta didik karena akan menghargai kejujuran dan keinginan untuk membantu.
6. Jadilah inovatif
Setiap generasi baru yang datang ke sekolah membawa berbagai hal baru bersama peserta didik yang ada disekolah itu sendiri. Terlepas dari berbagai perangkat, ini juga hubungan yang berbeda satu sama lain, kebiasaan dan sikap baru terhadap hal-hal yang biasa. Anak-anak seperti itu berpikir dengan cara yang sama sekali berbeda, sehingga proses belajar mengajar juga harus diubah. Seorang Guru sebagai Tenaga Pendidik, tidak hanya harus mengikuti semua inovasi yang muncul di masyarakat, tetapi harus memiliki keinginan untuk mengadopsi perubahan tersebut secara pribadi. Termasuk penggunaan teknologi baru didalam proses Kegiatan Belajar Mengajar(KBM), dan juga untuk tugas rumah. Siswa akan lebih responsif terhadap guru dari pada yang terjebak dalam pendidikan abad 21 yang serba digital dan berkualitas.
7. Jadilah Mahluk sosial
Komunikasi seorang Tenaga Pendidik dengan Peserta Didik, tidak dapat dibatasi oleh dinding ruang kelas semata. Anak-anak modern saat ini, dapat kita lihat dan dapat kita pantau secara nyata bahwa mereka lebih baik memilih untuk mengajukan beberapa pertanyaan pribadi melalui jejaring sosial dari pada melakukan tatap muka secara langsung. Cara lain untuk menjadi lebih dekat dengan peserta didik adalah dengan mengatur kelompok, di mana kita dapat mendiskusikan topik yang menarik, atau membuat belajar lebih interaktif mengajak peserta didik berkreasi melalui tugas online atau beberapa tugas yang luar biasa. Ini adalah sebuah cara untuk membuat pendidikan lebih menarik bagi para peserta didik yang hidup pada zaman now.
8. Penasaran dengan Perkembangan
Tidak menutup kemungkinan untuk melihat dan memanggil seorang tenaga pendidik berpengalaman jika kita melihat  ia berdiri di satu sekolah atau tempat pendidikan, dengan menggunakan sebuah metode pengajaran dan konsep,  yang sama selama bertahun-tahun dan tidak ingin membuat perubahan apa pun. Deskripsi ini lebih cocok digambarkan dengan sebatang pohon, tetapi bukan tenaga pendidik. Tindakan atau pola pikir seorang Tenaga Pendidik yang memiliki kepribadian keingintahuan adalah sama halnya dengan mesin yang membuat seseorang berkembang. Jika seseorang tidak tertarik pada apa pun yang terjadi di sekitarnya, itu berarti bahwa orang tersebut hidup di dunianya sendiri dan dia tidak akan pernah menarik orang lain memahami keadaan tersebut, termasuk peserta didik yang di hadapinya. Padahal detail terkecil dari dunia sekitar tersebut, dapat menarik perhatian peserta didik dan kemudian lebih mudah untuk memegangnya selama pelajaran jika kita dapat menemani aturan dengan kehidupan yang sangat penuh teka-teki.
  

Menguasai dan Mengembangkan Metode pengajaran yang baru

Kita tau, bahwa ilmu Pedagogi sebagai sains yang telah ada sejak zaman Yunani kuno yang di jelaskan melalui sejarah perkembangan pendidikan, untuk itu diharapkan para Tenaga Pendidik mampu menyempurnakan metode pengajaran sepanjang masa. Dengan perkembangan masyarakat, metode pengajaran juga telah berubah. Metode modern sebagian besar mencerminkan peningkatan pemahaman psikologi anak-anak serta penerimaan perubahan teknologi dimasa mendatang. Tenaga Pendidik yang modern diharapkan lebih memilih metode-metode baru seperti:
1. Pembelajaran kontekstual
Metode pembelajaran ini, hanya belasan tahun yang lalu sebagian besar sekolah berkomitmen terhadap pembelajaran faktual. Sebagai bukti utama dari pengetahuan yang baik adalah kemampuan untuk mengulang informasi yang dipelajari dengan perintah dalam hal ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pemegang kendali Pendidikan di negeri kita. Segalanya dapat berubah, seperti sekarang bahwa peserta didik dituntut harus memiliki kemampuan menganalisa, menemukan sikap Pro(setuju) dan menolak(tidak setuju), membuat kesimpulan dan menemukan bukti bukan lagi hanya menghafal. Metode ini menjadikan sekolah lebih produktif dan menarik Tuntutan Kurikulum 2013 yang sedang berlaku dan di kembangkan pada saat ini.
2. Melakukan Berbagai Pendekatan
Sekolah modern memiliki sedikit kesamaan dengan cara pembelajaran pada perkuliahan zaman dahulu, yang dianggap sebagai jenis pelajaran utama di masa lalu. Pelajaran modern sangat berbeda saat ini, karena harus mempergunakan berbagai pendekatan yang mengesankan seperti orang dewasa, untuk menyelesaikan sekolahnya. Selain mengajar, Tenaga Pendidik diharapkan memiliki kemampuan menggunakan mendongeng, pengelolaan kerja kelompok, tugas individu, permainan, presentasi dan masih banyak kegiatan lain dalam satu pelajaran yang dapat untuk dikemmbagkan dan dilakukan. Tenaga pendidik harus mampu secara terus-menerus untuk mengubah kegiatan pada pelajaran yang dikelola untuk mempromosikan suasana kerja pada mata pelajaran yang sedang berlangsung, sekalifun kegiatan tersebut hanya mempergunakan beberapa jam saja dilingkungan sekolah, namun harus mampu mendesain pola pembelajaran yang sungguh menarik perhatian peserta didik.
3. Memahami dan Menguasai Perangkat Teknologi Baru
Tentu saja, ada banyak argumen aatau pendapat tentang kelebihan dan kekurangan berbagai perangkat didalam pendidikan, namun harus tetap dimanfaatkan dan dipergunakan untuk proses KBM mata pelajaran yang diajarkan. Kondisi saat ini dapat kita lihat secara nyata, bahwa Para Peserta Didik telah mampu melakukan tindakan untuk menyelesaikan tugas-tugasnya disekolah, yakni memperoleh berbagai tugas baru yang telah tersedia di Website. Pemanfaatan Teknologi, dapat juga diperguanakan didalam proses belajar mengajar melalui konferensi video atau obrolan langsung(Video Call), menerima pemberitahuan dari Gurunya melalui Teknologi Informasi dan Komunikasi(TIK), Orang tua juga pasti akan menghargai kontribusi perangkat inovatif ke sekolah, dengan adanya pemanfaatan teknologi sekarang para orangtua pun dapat mengontrol nilai anak-anak mereka secara online dan lebih jarang mengunjungi sekolah. Tenaga Pendidik juga diharapkan memiliki kemapuan lebih untuk mengelola dan menggunakan alat bantu modern saat ini, karena alat modern yang ada, akan mampu menyederhanakan proses persiapan dan menambah warna dan keragaman untuk masing-masing mata pelajaran. Perangkat apa pun yang dipergunakan didalam pembahasan materinya,dapatv dikembangkan melalui video pengaliran dalam jaringan, papan tulis interaktif, visualisator, proyektor, perangkat lunak pendidikan, pemutar CD dapat berguna untuk mengajar dan digunakan oleh tenaga pendidik dalam pembelajaran. Hal ini tentunya lebih menarik bagi para peserta didik zaman modern. Sebagai contoh kecil, ada sebuah perangkat lunak yang dinamakan aplikasi layanan yang membantu berkolaborasi dari inbox email. Ini dapat juga membantu untuk mengatur proses kerja dan membuatnya lebih mudah dan lebih produktif. Tindakan ini merupakan sebuah tindakan inovasi dan kreatif  tentunya.
4. Mengembangkan Pembelajaran aktif
Beberapa Tenaga Pendidik disekolah dalam hal ini Dikdasmen(Pendidikan Dasar dan Menengah) diharapkan untuk tidak menghindari proyek pembelajaran aktif karena metode ini akan menghilangkan rasa diam dan kettidak taatan peserta didik. Ketika mereka memulai diskusi,  dengan waktu yang sama, pembelajaran aktif membuat peserta didik akan berpikir, berbicara, dan berbagi informasi. Metode belajar ini tentu akan melibatkan instruksi teman sebaya, kelompok diskusi dan solusi kolaboratif dari masalah yang ada. Dengan menggunakan metode inovatif dan inspiratif ini,  diharapkan peserta didik akan mendapatkan pendidikan dan inspirasi terbaik untuk pengembangan kepribadiannya lebih lanjut.  
5. Metode keinginan Seorang Tenaga Pendidik
Tenaga Pendidik yang khas adalah dengan menggunakan prosedur standar untuk memulai Kegiatan Belajar Mengajar(KBM) . Dengan menyambut para Peserta Didik melalui sapaan dan menyampaikan apa yang akan dipelajari pada saat masuk jadwal pelajaran yang diajarkan. Namun terkadang sering terjadi pernyataan bahwa semata-mata tidak dapat menarik perhatian para peserta didik sejak awal pembelajaran, sehingga para ahli peneliti pendidikan menawarkan untuk menggunakan berita utama yaitu dengan merumuskan pernyataan dengan cara yang benar-benar berbeda dari seorang Guru yaitu untuk ditunjukkan kepada para peserta didiknya agar mereka dapat memperoleh manfaat dari isi pelajaran dan sebagai hasil keinginan untuk mendengarkan dan memperhatikan Guru lebih meningkat.
6. Metode Pembelajaran Video Audio Kinestetik
Dengan kegiatan pembelajaran melalui VAK, maka pengalaman Peserta Didik dapat dibagi menjadi tiga tipe yaitu: visual(V), audio(A) dan kinestetik(K). Tentu tidak mungkin untuk mengumpulkan peserta didik dari tiga jenis ini akan  disama ratakan dalam satu kelas. Namun seorang guru sebagai Tenaga Pendidik di sekolah harus dapat menyajikan informasi melalui ketiga metode tersebut. Dapat juga dikembangkan dengan cara berikut :
Pertama tentukan beberapa peserta didik sebagai kelompok untuk melihat mengamati/melihat(Video),
Kedua Tentukan Peserta didik sebagai kelompok mendengar apa yang telah disampaikan(Audio), dan
Ketiga untuk merasakan apa yang dia dengar dan apa yang dia lihat(Kinestetik). Dengan metode VAK berarti, bahwa materi yang sama harus disajikan dengan cara yang berbeda. Setiap peserta didik akan mempersepsikan jumlah informasinya yang baru, sementara yang lain akan memiliki kesempatan untuk mengulangi apa yang telah mereka pelajari.

Demikian penjelasan Artikel singkat ini, namun perlu diketahui juga, bahwa ini hanya beberapa metode inovatif yang dapat digunakan oleh para Tenaga Pendidik zaman modern atau zaman now. Tentu, masih banyak lagi dari guru-guru hebat yang kreatif dan inovatif tentang hal-hal yang unik untuk setiap bidang studi. Saat ini, program pengajaran telah mendapatkan banyak fitur baru dan selalu terus berkembang. Sementara masih banyak lagi pendekatan lain untuk belajar, seperti pembelajaran bahasa dapat juga diterapkan pada mata pelajaran yang lain. Satu-satunya kunci yang mengelola semua proses ini tetap sama tergantung dengan kepribadian Guru itu sendiri bagaimana caranya menyikapi perkembangan zaman tersebut.
Sebagian besar kesuksesan para peserta didik ada di tangan Guru, terlepas dari pendekatan modern ini, yang berani untuk menyebut dirinya seorang Guru Profesional, harus memiliki sejumlah keterampilan yang akan berkontribusi pada efektivitas pendidikan dan pembelajaran. Pengembangan keterampilan dan penggunaan metode inovatif terbaik adalah sebuah kunci kesuksesan dari pendidikan dan hanya seorang Tenaga Pendidik yang bertanggung jawab untuk menjungjung  tinggi nilai profesi nya.

GURU MULIA KARENA KARYA
KARENA KARYA GURU MULYA

Ditulis Oleh:
Hotlider H Simamora

Ctt:
Kalau ada Tambahan mohon dibuat dalam komentar ya...

SALAM kolaborasipengetahuan.com