Ide Inovatif Sederhana yang dapat dikembangkan dan dilakukan didalam Proses Belajar Mengajar



Tantangan terbesar yang dihadapi oleh setiap guru adalah menangkap perhatian para peserta didik, dan menempatkan ide-ide yang sedemikian rupa sehingga tetap dapat bersama didalam diri seorang Tenaga Pendidik setelah meninggalkan kelas atau jam mengajarnya. Agar hal ini dapat terjadi, diperlukan definisi ulang tentang ide-ide inovatif agar pelaksanaan pengajaran dapat lebih efektif.

Dalam hal ini ada beberapa ide inovatif yang akan dapat membantu para Tenaga pendidik untuk menemukan kembali bagaimana metode pengajaran dan membuat susana peserta didik merasa antusias dan menarik mengikuti proses belajar mengajar yang sedang berlangsung.

1. Pengajaran yang Kreatif
Tenaga Pendidik dapat mempergunakan bantuan alat kreatif untuk merangsang kreativitas dari para Peserta Didik. Kegiatan pembelajaran dapat menyertakan permainan yang menyenangkan atau bentuk latihan visual yang menggairahkan pikiran  dan mampu menangkap minat Pesrta Didik . Metode ini telah teruji dan dilakukan seiring waktu untuk mengidentifikasi kemampuan kreatif para peserta didik, dan dapat mendorong kontribusi yang kreatif. Untuk itu marilah kita bawa aspek kreativitas ke kedalam semua subjek pengajaran, baik melaluibmata pelajaran matematika, sains, atau sejarah dan juga mata pelajaran lain yang ada disekolah. Mari Pikirkan cara-cara untuk mengembangkan ide-ide kreatif demi peserta didik yang kita ajar disekolah. Mari mendorong ide-ide yang berbeda, beri mereka kebebasan untuk menjelajah dan tetap dalam monitor dan bimbingan seorang tenaga pendidik.

2. Peralatan Audio & Video
Menggabungkan materi melalui audio-visual dalam sesi proses belajar mengajar yang didukung dengan buku teks yang sesui dengan bidang studi yang diajarkan, mungkin dapat disajikan dengan bentuk film dan materi bergambar. Pergunakan grafik info atau pemetaan pikiran yang dapat membantu perkembangan imajinasi para peserta didik. Cara ini, tidak hanya mengembangkan kemampuan Peserta Didik namun dapat membantu peserta didik untuk mendengarkan, tetapi juga akan membantu mereka memahami konsep dengan lebih baik. Sebagai contoh, Tenaga Pendidik dapat mendapatkan beberapa materi yang disajikan secara lisan, baik yang dilakukan melalui diskusi online langsung, atau rekaman pemutaran ceramah umum. Sekarang ini, sudah sangat banyak aplikasi pintar untuk anak-anak prasekolah yang dapat dipergunakan dan dimanfaatkan untuk membuat tayangan slide atau presentasi yang mengagumkan dan menarik perhatian para peserta didik.

3. Pembelajaran Melalui Dunia Nyata
Mari kita mengaplikasikan dan menghubungkan pelajaran yang disajikan, ke pembelajaran dunia nyata. Dapat memasukkan pengalaman dunia nyata ke dalam instruksi, dimana keadaan nyata peserta didik ditautkan didalam kegiatan pembelajan yang dapat mengajak menjadi segar dan memperkaya pembelajaran pada saat KBM(Kegiatan Belajar Mengajar) berlangsung. Tindakan yang diberlakukan harus Berkaitan dan berdemonstrasi melalui situasi kehidupan nyata, diharapkan akan membuat materi mudah dipahami dan mudah dipelajari oleh para peserta didik Ini akan memicu dan menarik minat peserta didik dan membuat anak-anak bersemangat dan terlibat secara langsung. Tenaga Pendidik dapat menggunakan aplikasi pintar untuk anak-anak menjadi lebih menarik

4. Pembelajaran di Luar Kelas atau di Luar sekolah
Beberapa pelajaran paling baik dipelajari, ketika peserta didik dapat belajar di luar kelas atau di luar lingkungan sekolah. Hal ini dapat  diatur jadwal kegiatan diluar atau dilapangan sesuai dengan materi yang relevan dengan materi pelajaran atau dapat dilakukan secara bersama-sama dengan berjalan-jalan di luar kelas atau lingkungan sekolah. Peserta didik akan menemukan lebih cepat rasa segar dan menarik perhatiannya akan pelaksanaan proses belajar mengajar, bahkan peserta didik akan memiliki kemampuan untuk mengingat hal-hal penting yang disampaikan oleh Guru. Proses pembelajaran ini, memiliki peran paling efektif untuk para peserta didik dari hampir semua kelompok umur., kegiatan ini dapat dikategorikan lebih menarik. Pelaksanaan kegiatan ini, hanya dapat menyesuaikan, tergantung pada kelompok usia peserta didik yang di ajar. Bahkan proses ini dapat digunakan untuk mengajar anak-anak prasekolah; diharapkan didalam menyusun materi dengan sederhana yang disesuaikan daya daya tangkap rentang melalui perhatian peserta didik.

Ide Inovatif ini dapat dilaksanakan setelah ada sebuah program dan perencanaan yang tersusun secara sistematis, yaitu melalui RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)
Untuk Menyusun dan merancang RPP dapat dilihat melalui link dibawah ini
  1. Rencana Pelaksansaan Pembelajaran IPS
  2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran PKN
  3. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran  Matematika
  4. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran PJOK

Didalam mengembangkan Pengetahuan dan Pembangunan Sumber Daya Manusia yang ditekankan melalui Satuan Pendidikan, maka diharapkan dapat mengambil langkah-langkah didalam meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran, melalui ide-ide inovatif untuk membuat metode pengajaran lebih efektif.